“Gema Takbir Di Perantauan”

"Datang dan Kembali Kita Yang Pilih"


(Sumber gambar: Manado.tribunews.com)

Lebaran dimana? Pulang kampung ngak? Pertanyaan ini seringkali terlontar kepada mereka yang merantaukan diri ke daerah orang dengan harapan membawa kabar bahagia ketika pulang. Berbagai alasan orang-orang  ini memutusakan untuk jauh dari rumah merantaukan diri ke daerah orang. Ada yang karena mencari pekerjaan, ada yang mau mencari jati diri, mencari jodoh, dan ada yang karena melanjutkan pendidikan.

Memutuskan untuk merantau karena pendidikan merupakan hal yang tidak semua orang khususnya anak muda berani mengambil keputusan itu. Tidak siap jauh dari rumah, tidak berani, takut kelaparan, tidak bisa ini dan itu serta banyak hal lainnya yang menjadi alasan. Olehnya kalian para anak muda yang berani jauh dari rumah untuk merantau karena pendidikan, kalian adalah orang-orang yang hebat karena dalam perantauanmu pasti menemukan berbagai pengalaman yang bisa kamu jadikan pelajaran dimasa mendatang.

“Kelak rindumu akan terbalas, lelahmu akan terbayar, dan impianmu pasti akan terwujud”

Pertanyaan kapan pulang kampung, lebaran dimana, tahun ini pulang ngak? semua pertanyaan itu pasti akan terjawab ketika waktunya sudah tiba. Nantinya juga ketika kamu pulang ke tempat asalmu, kamu pun akan menceritakan pengalaman ini dan akan belajar dari padanya. Olehnya semakin lama kamu di perantauan semakin banyak yang bisa kamu ceritakan dan ambil pelajaran hidupnya. Terus mengukir cerita pada setiap menit dan langkah kakimu selama kamu berada di tempat yang orang-orang namakan rantau ini.

“Pengalaman adalah guru terbaik, karena dia memberimu sebuah ujian disertai sebuah pelajaran berharga sesudahnya”

Namun sekuat-kuatnya mereka yang merantau, pasti ada juga rasa ingin pulang walau hanya sebentar, apalagi pada momen-momen tertentu seperti lebaran misalnya. Gema takbir, bau harum masakan rendang, suara beduk dan suasana lebaran seringkali mengheningkan batin serta menggetarkan hasrat untuk pulang. Dalam sepi ditemani gema takbir rasukan khayalan akan suasana lebaran dikampung seringkali berjalan pelan dalam pikiran. Namun lagi-lagi perlu diingat itu tidak berlangsung selamannya nanti ada saatnya kamu akan pulang.

 Olehnya, terus fokus pada tujuanmu, terus langitkan doamu, dan tingkatkan terus usahamu. Biarkan gema takbir itu masuk ke dalam batinmu hingga ia akan bersatu dengan raga yang akan menjadi penyemangat atas dirimu dalam mnyelesaikan apa yang sudah kau mulai di temapat ini.

 

Sekian dari penulis, sampai jumpa pada tulisan selanjutnya…

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url