KADO TULISAN UNTUK KABUPATEN TERNCINTA

Kabupaten Tojo Una-una merayakan hari ulang tahun yang ke 18 tahun.

Bertambahnya usia dari Kabupaten Tojo Una-una  tersebut, tentunya banyak Do'a dan harapan dari masyarakat kepada pemerintah Kabupaten untuk kemajuan daerah tercinta, misalnya dari segi Pendidikan, lapangan kerja dan pembangunan yang merata. Tidak hanya dari kalangan Tua, namun anak muda juga memiliki pengharapan yang sama. Oleh sebab itu, saran, masukan dan kritikan tentunya perlu diberikan pada pemerintah sebagai pengingat kepada mereka yang disumpah atas nama Tuhan dan dibawah kitab sucinya. 


"Jika tidak mau di kritik, jangan katakan sesuatu, jangan lakukan sesuatu, dan jangan menjadi sesuatu - aristoteles"


Sayapun selaku pemuda yang berasal dari Kabupaten Tojo Una-Una yang sekarang sedang menempuh pendidikan tinggi di Fakultas perikanan dan Ilmu kelautan UNG akan memberikan sedikit masukan kepada para pemangku kebijakan di Kabupaten Tojo Una-Una.

• Pendidikan

Menurut saya pendidikan di Kabupaten Tojo Una-Una masih dapat dikatakan tertinggal khusunya di Kecamatan-kecamatan yang berada di bagian pulau. Tenaga pengajarnya yang masih sangat kurang sampai-sampai ada seorang pengajar yang mengajar tidak sesuai dengan basic dan keilmuannya saat dia menempuh pendidikan tinggi di Kampusnya.

Sarana dan prasarana penunjang belajar yang kurang memadai, yang dimana hal tersebut dapat mempengaruhi  implementasi praktek dari teori yang dipelajari, misalnya buku pelajaran yang terbaru, komputer, peralatan laboratorium, peralatan olahraga dan kesenian yang dimana semua ini sangat menunjang proses belajar dari siswa.

Selanjutnya tentang Beasiswa ke perguruan tinggi Strata 1 (S1). Saya tidak tahu pasti apakah beasiswa ini ada atau tidak di Kabupaten Tojo Una-Una karena yang saya tahu, beasiswa yang ada hanyalah beasiswa akhir Studi. Jika tidak ada, saya berharap agar bisa diprogramkan oleh Dinas Pendidikan karena banyak dari para anak muda yang ingin merasakan bangku perkuliahan namun terkendala dengan biaya. Berharap ke KIP-K disalah satu perguruan tinggi? Hal itu belum bisa dijamin lulus karena banyak orang yang diseleksi dan melalui seleksi yang ketat. Dan jika program beasiswa itu ada, saya meminta dari Dinas Pendidikan bisa turun untuk mensosialisasikan hal tersebut di semua Desa yang berada di Kabupaten Tojo Una-Una, jangan sampai informasi hanya tersampaikan kepada sanak saudara saja.


"Pendidikan adalah paspor untuk masa depan, karena hari esok adalah milik mereka yang mempersiapkannya hari ini"


• Lapangan kerja

Persoalan lapangan kerja memang juga merupakan masalah Nasional, namun untuk menyelesaikannya kita harus memulainya dari tingkat bawah yaitu Desa. Maka dari itu peran semua pihak sangat diharapkan khususnya pemangku kebijakan dari Kabupaten hingga Desa.

Melihat geografis dari kabupaten Tojo Una-Una, begitu melimpahnya Sumber Daya Alam (SDA) dan lebih khususnya Sumber Daya Perairan (SDP) yang dapat dikelola. Seharusnya dengan semua itu sedikit tidaknya dapat membantu mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Tojo Una-Una. Maka dari itu perlu adanya orang-orang yang dapat melakukan pengelolaan SDA dan SDP yg baik dan berkelanjutan lewat peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten melalui pendidikan tinggi atau pelatihan dari Dinas terkait.

Masalah besar juga yang saya selaku pemuda awam melihat, di Kabupaten Tojo Una-Una masih adanya Dinasti kekuasaan di beberapa orang. Bahkan mirisnya  ketika bersebrangan dalam politik, kubu yang kalah akan menjadi lawan dan ancaman bagi mereka yang menang. Hal semacam ini harusnya mari bersama kita hilangkan untuk Tojo Una-Una bisa lebih baik lagi.

• Pembangunan

Usia 18 tahun terbilang cukup muda untuk usia Kabupaten berdiri. Banyak pembangunan yang sudah dibangun sejak Bupati pertama hingga sekarang. Kita apresiasi dan terus support program pemerintah untuk pembangunan daerah, misalnya jaringan komunikasi (Tower telekomunikasi) dan pembangunan jalan lingkar yang sedang berjalan dibeberapa Desa di bagian Pulau.

Sedikit masukan juga terkait dengan pembangunan ada beberapa catatan yang mungkin bisa jadi bahan diskusi untuk pemerintah daerah lebih berinovasi lagi. Misalnya pelabuhan kapal feri Ue Bone yang dari dulu hingga sekarang tidak ada perubahan yang mencolok, Mess Guru di beberapa Desa di Pulau yang butuh renovasi karena berdampak pada ketidaknyamanan tenaga pengajar dan tempat-tempat wisata yang butuh inovasi-inovasi terbaru agar pengunjung tidak bosan saat berkunjung.


Terakhir tentang pembangunan, karena saya merupakan Mahasiswa Touna di Gorontalo, lagi-lagi harapan besar kami (IPMI-TU) selama 15 tahun berdiri disini adalah pembangunan Asrama Tetap Mahasiswa Touna di Provinsi Gorontalo. 


"Beri kami asrama TETAP karena dari sini terbentuk orang-orang HEBAT"


Sekian, Sampai jumpa di tulisan selanjutnya...

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url